Selasa, 22 Mei 2018

Tips Menjaga Hasil Kualitas Panen Dengan Waring Sayur

Tips Menjaga Hasil Kualitas Panen Dengan Waring Sayur

Permintaan akan Hasil Pertanian seperti Sayur-sayuran, Buah-buahan, Perikanan dan lainnya sangatlah besar di Negara Agraris Indonesia. Di tambah lagi Masyarakat Indonesia sudah sadar akan  mengonsumsi hasil pertanian tersebut, terutama adalah sayur-sayuran yang segar. Oleh karena itu para petani perlu memiliki pengetahuan dan perlengkapan untuk menjaga kualitas Hasil panennya supaya tetap segar sampai pada Konsumennya. Salah satunya dengan cara mengemas hasil panen.

Pengemasan tersebut tidak hanya berguna untuk proses pengangkutan saja, namun pengemasan ini memiliki manfaat untuk mempertahankan kualitas dan kesegaran sayuran, memudahkan pemindahan dan penyimpanan. Lalu juga bisa digunakan untuk branding komoditas sehingga menjadi lebih dikenal dan menghasilkan harga jual panen yang lebih baik. Dan dari kebanyakan metode pengemasan terbaik sayuran, salah satunya dan yang memiliki harga murah yaitu dengan menggunakan Karung Waring. Untuk lebih lengkapnya kami akan menjelaskan lebih lanjut tentang karung waring

Lalu apakah Karung Waring atau Waring sayur itu? Karung waring adalah sebuah kemasan atau bungkus untuk pengangkutan hasil pertanian sayuran, baik wortel, kentang, cabai, bayam, tomat, sawi, Kol, Kubis, dan lain sebagainya. Karung Waring ini terbuat dari jaring yang dibentuk dari anyaman plastik. Selain bisa untuk pengemasan hasil pertanian sayur, Karung waring juga bisa digunakan untuk pengemasan hasil pertanian lain, seperti buah-buahan, hasil panen tambak, ikan atau produk pertanian lainnya.

Selain dari manfaat di atas, Karung Waring juga dapat digunakan membantu pada proses pertanian. Di sektor perkebunan, Karung waring juga sering digunakan sebagai pagar untuk melindungi tanaman dari serangan hama. Lalu selain itu digunakan juga sebagai penutup bunga yang akan berubah menjadi buah-buahan. Oleh karena itu secara umum fungsi karung waring pada dasarnya sangat beragam dan multi fungsi.

Setiap proses pertanian sampai hasil panen, kita dapat menggunakan Karung Waring sebagai media untuk meningkatan kualitas produksi hasil panen. Di luar sektor pertanian, Karung waring ada yang digunakan oleh para kontraktor bangunan sebagai penutup material pada proses pembangunan gedung bertingkat, mungkin kita juga sering melihat di Jakarta misalnya, kalau gedung-gedung yang sedang dibangun tersebut di bungkus dengan Karung waring tersebut. Hal ini dilakukan supaya material di lantai atas pada proses pembangunan tidak jatuh ke bawah. Dan dengan menggunakan Karung waring bisa meminimalisir pengeluaran, hal ini dikarenakan harga karung waring lebih murah.

Kembali kepada Karung Waring atau Waring sayur untuk packing sayuran. Karung Waring yang digunakan sebagai pembungkus atau kemasan buah-buahan atau sayuran, biasanya menggunakan Karung Waring yang berongga dengan lebar rongga yang bisa disesuaikan dengan komoditas hasil panen yang dibungkus. Rongga pada waring sayur ini dimaksudkan agar buah atau sayur tetap dapat berinteraksi dengan udara luar sehingga kwalitasnya tetap terjaga dengan baik, segar dan menarik.

Selain manfaat pada pengemasan sayur-sayuran, buah-buahan, perikanan seperti yang disebutkan sebelumnya, Karung waring juga merupakan peluang usaha yang memiliki omset cukup besar. Kesempatan untuk berjualan Karung Waring ini masih sangat terbuka lebar pada berbagai aspek, seperti kebutuhan pertanian, kebutuhan pembangunan masyarakat, kebutuhan pembangunan fisik infrastruktur dan lainnya.


EmoticonEmoticon